PT.Rama Bintang Indonesia Renewable Green Coke Product siap dipasarkan ke Konsumen Indonesia dan Internasional.
PT. Rama Bintang Indonesia melakukan terobosan pengolahan Energi Bersih Terbaharukan dengan Petroleum Coke dan Coal Coke. Hal ini disampaikan oleh Bapak Bintang Mahendra selaku Direktur dan CEO PT.Rama Bintang Indonesia dalam meeting bersama Penandatangan bersama dengan team Energi Terbaharukan PT.Gyrog Namu Indonesia selaku pemilik konsesi Tambang Batubara yang akan dirubah menjadi Coal Coke maupun Calcined Coal Coke dengan team Reasearch and Development PT. Rama Bintang Indonesia untuk pelaksanaan Gerakan EBT (Energi Bersih Terbaharukan) Di Indonesia.
Baca: https://ramabintangindonesia.blogspot.com/2023/02/petroleum-coke-dan-green-coke-ptrama.html
"Mengambil contoh keberhasilan di Iran dan Laos dimana kedua negara tersebut mengaplikasikan Teknologi Dual Fuel dengan mengganti semua Power plant yang bertype konvensional berbahan bakar Solar atau Batu Bara Konvensional untuk diganti dengan Energi gas yang didapat dari Flare atau hasil pembakaran gas alam yang terbuang di udara.Energi tersebut di konversi menjadi Tenaga listrik yang mampu menghasilkan setara hingga 50 MW (Mega Watt).Dimana hasil dari pemakaian Listrik yang ditimbulkan akan lebih maksimal dan bebas Emisi gas buang.Hal itu akan diterapkan di sebagian daerah di Indonesia yang terpencil dan memiliki sumber daya alam yang bagus."
Baca: https://ramabintangindonesia.blogspot.com/2022/10/direksi-pt-rama-bintang-indonesia-dan.html
Demikian papar Bapak Bintang Mahendra kepada RBIndONEsiaNews di kantor Workshop Laboratorium Area Mitra PAL Surabaya beberapa saat yang lalu.
Green coke yang merupakan hasil turunan minyak bumi yang mana seringkali menjadi residu dipakai secara sporadis untuk bahan bakar, untuk selanjutnya akan diproses menjadi Energi Terbaharukan dengan merubah material menjadi bahan yang lebih bernilai tinggi.
Adapun produk yang dikembangkan dan akan didevelop oleh Team PT.Rama Bintang Indonesia bersama partner adalah:
1. Pengolahan Petroleum Coke / Green Coke menjadi Calcined Petroleum Coke, KarbonRaiser, Kokas Foundry, dan Artificial Graphite yang sangat berharga untuk kebutuhan Industri Smelter.
2. Pengolahan Bijih Besi menjadi Sponge Iron guna mendukung produksi Iron Cast Material, Besi baja dan turunanannya.
3. Pengolahan Pasir Besi menjadi Sponge Iron ; Kedua hal diatas sangatlah membantu menjadi sumber material besi yang mampu mengurangi import bahan Besi Baja yang berkualitas.
4. Pengolahan Bijih Nikel menjadi Sponge Iron Konten Nikel; dimana sudah kita ketahui saat ini pengolahan nickel yang ada menggunakan sistem Tanur yang dibuat oleh China dan bukan Teknologi Bangsa sendiri. Dimana teknologin Tanur sangat berpolusi dan mencemari udara sekitarnya.Adapun PT.Rama Bintang Indonesia berupaya memberikan teknologi baru untuk type Smelter ini. Saatnya Anak bangsa mampu mengolah sumber daya ini dengan baik tanpa merusak lingkungan.
5. Pengolahan Batubara menjadi Arang Batubara, Karbon Riser, Karbon Aktif dan Kokas Foundry / Kokas Metallurgy dimana Batu bara tidak hanya dikeruk menjadi bahan mentah namun diproses lebih lanjut dengan cara berbeda. Hal ini akan mencipatakan nilai tambah dan berdaya saing. Serta yang lebih utama tidak merusak lingkungan dan pencemaran limbah B3 yang sering kali dikeluhkan akibat perusakan alam yang berlebihan atas Batubara.
6. Pengolahan Bijih Mangan menjadi Sponge Mangan kesemuanya untuk industri otomotif dan Industri berat lain,
7. Pengolahan Zirkon Silikat menjadi Refractory, Zirkon Ball, Untuk Industri keramik dan Bahan Semen dll
8. Pengolahan Batok Kelapa Besar, Batok Kelapa Sawit menjadi Arang Batok, Karbon Raiser dan Karbon Aktif yang bisa digunakan untuk bahan bakar alternatif dan ramah lingkungan.
Sejak Tahun 2012 Bapak Bintang Mahendra selaku pengampu PT.Rama Bintang Indonesia berupaya mencari metode yang tepat untuk mencari solusi akan banyaknya Material Mineral yang ada di Indonesia untuk dimanfaatkan. PT.Rama Bintang Indonesia berupaya terus melakukan Research & Development guna mengatasi perihal ini.
Kesemuanya delapan item diatas akan dikembangkan secara parsial mengikuti kemampuan Perseroan dalam mencari partner kerja Dan Crowd Fund yang akan dirintis di lantai Bursa ke depan. "Kami harus lebih progresif dalam menghadapi tantangan ke depan".Demikian disampaikan Bapak Bintang Mahendra.
Saat ini sudah terdapat Mini Annealing Kiln dan Prototype Medium Tunnel Kiln sebagai modal untuk melaksanakan hasil produk hilirisasi Sumber Daya Alam Indonesia yang harus diolah sedemikian rupa guna kepentingan Bangsa dan Negara.
Bersama Putra Putri Terbaik bangsa yang bergabung dengan PT.Rama Bintang Indonesia,diharapkan di Tahun 2025 ini terwujud.
Baca: https://ramabintangindonesia.blogspot.com/2022/10/direktur-pt-rama-bintang-indonesia.html
Pengolahan Green Coke dan Petroleum Coke dengan Teknologi Barat sangatlah mahal dan saat ini Banyak diimport dari negara lain. Maka sudah seharusnya Metode atau Teknologi tersebut tidak dipakai di Indonesia.Saat ini PT.Rama Bintang Indonesia berupaya mengisi kekosongan Material Green Coke maupun Coal Coke dengan menjual secara online dan Offline bahan baku tersebut.
All Right & Copyright2024




